Jumat, 13 Desember 2013

CaTaTaN DeMi WaKTuKu...(RiNgKaSaN 3)

KeSeMPuRNaaN ISLAM(5)



  • Terbentuknya masyarakat Islam adalah proses otomatis dari hadirnya individu - individu Muslim, maka dia akan fokus pada pembentukan individu (afrad).
Apakah Masyarakat Islam itu?
  • Penting kita pahami bahwa masyarakat Muslim (Al-Mujtama' al-Muslim) atau masyarakat Islam (Al-Mujtama'al Islam) tidak semata diukur dari anggotanya yang terdiri dari orang - orang Muslim atau beragam Islam, melainkan nilai - nilai yang mengatur kehidupan sosialnya berdasarkan aturan Islam.
  • Masyarakat Islami adalah masyarakat "rabbani" (menjadikan Allah sebagai sumber nilai), yang mempunyai tujuan pengabdian kepada Allah, segala aturannya bersumber dari syari'at Islam, dan diikat dengan ikatan iman.
  • Kita bisa menyebut masyarakat Islam yang tengah berproses menuju idealita.
  • Alasan utama dari keunikan masyarakat Islam dibandingkan masyarakat lainnya karena masyarakat Islam itu bentukan syari'at yang datang dari sisi Tuhan.
  • Syari'at itulah yang telah membentuk masyarakat atas dasar apa yang Allah inginkan bagi hamba-Nya.
  • Dan dalam naungan syari'at itulah masyarakat Islam, menghadirkan ikatan - ikatan kerja, produksi, hukum, tatanan individu dan masyarakat, prinsip - prinsip perilaku, aturan interaksi dan seluruh tonggak bagi masyarakat dengan corak yang jelas.
  • Syari'at Islamlah yang membentuk masyarakat Islam. 
  • Masyarakat Muslim adalah masyarakat masyarakat yang istimewa dibandingkan seluruh masyarakat lainnya, karena keistimewaan komponen - komponen dan karakteristiknya.
  • Sejarah Pemerintahan dimulai dengan akidah - akidah Islam dan syari'at Islam telah terbentuk di zaman Rasulullah SAW, meski Rasulullah SAW sebentar menjadi Pemimpin Pemerintahannya setelah terbentuknya suatu negara dan tatanan masyarakat Islam berdasarkan syari'at Islam , karena beliau wafat, dan dilanjutkan para sahabat Nabi sebagai khalifah bumi.
  • Masyarakat Muslim merupakan masyarakat rabbani (menjadikan Allah sebagai sumber nilai), manusiawi, berakhlak, dan seimbang.
  • Kaum muslimin dituntut mewujudkan masyarakat ini hingga mereka dapat mengeksiskan agama dan mengaktualisasikan jati diri mereka, serta hidup dalam naungan kehidupan Islam terpadu.
  • Yakni, kehidupan yang dibimbing akidah Islam, disucikan dengan ibadah Islam, dikendalikan oleh pemahaman Islam, digerakkan oleh perasaan Islam, dipagari oleh akhlak Islam, diperindah tata krama Islam, didominasi oleh nilai - nilai Islam, hukumnya adalah syari'at Islam, dan diorientasi ekonomi, seni dan politiknya adalah ajaran Islam. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar