MeMaHaMi IsLaM
TuNDuK SeLaiN ALLAH SWT = BuKaN ISLAM.
- Penyimpangan ahlul kitab dari Agama Allah, yaitu ketika mereka mengadakan sekutu - sekutu bagi Allah (tunduk dan patuh kepada sekutu - sekutu itu), disebut penyembah thagut ('abadat thagut)
- Firman Allah :
"Katakanlah, maukah aku beritakan kepadamu tentang orang yang lebih buruk balasan amalnya di sisi Allah SWT, yaitu orang - orang yang dikutuk dan dimurkai oleh Allah, diantara mereka ada yang dijadikan-Nya kera dan babi dan orang yang menyembah thagut. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan tersesat di jalan yang lurus." (QS. Al- Maidah : 60)
- Bahkan Allah SWT menyebut ketundukan rakyat Fir'aun kepadanya sebagai indikasi kefasikan sebab mereka pasrah kepada seseorang yang tidak berhak untuk dipatuhi, Allah berfirman : "Maka kaum Fir'aun mempengaruhi (membuat rendah) kaumnya. Lalu mereka mentaatinya karena sesungguhnya mereka kaum yang fasik." (Qs Az-Zukhruf : 54)
- Begitu pula ketundukan orang - orang kafir Quraisy kepada berhala - berhala. Allah berfirman : "Dan tidaklah mereka menghormati Allah dengan sebenar - benarnya penghormatan ." (QS. Al-An'am : 91)
- "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang - orang yang telah diberi Al Kitab, kecuali setelah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat - ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisabnya." (QS. Ali Imran : 19)
- "Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali - kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya. dan dia di akhirat termasuk orang - orang yang rugi." (QS. Ali : Imran : 85)
- Ketika Allah SWT menyebutkan bahwa Dia hanya menerima dan meridhai Islam sebagai Agama (QS. Ali Imran : 19 dan 85), hal ini menunjukkan beberapa hal :
- Ketundukan tanpa syarat para Nabi kepada Allah tidak lain adalah dalam rangka melaksanakan Islam itu sendiri. Ustadz Sa'id Hawwa mengatakan,"Islam adalah agama semua Rasul dan Nabi, sejak zaman Nabi Adam hingga Nabi terakhir Rasulullah SAW."
- Ketundukan yang diakui sebagai sikap Islam adalah pasrah yang hanya ditujukan kepada Allah SWT.
- Jadi, hakekat Islam adalah pasrah kepada Allah SWT. Dan ini dilaksanakan dengan cara mengikuti apa - apa yang dijalankan dan diajarkan Rasulullah SAW.
- Sebagaimana disabdakannya: "Tidaklah seseorang beriman kepadaku hingga dia menjadikan hawa nafsunya sebagai pengikut terhadap apa yang aku bawa (ajarkan)."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar